Wednesday, November 01, 2017

Bentuk Muka Bumi Pada Daratan dan Lautan

 Bentuk Muka Bumi Pada Daratan dan Lautan - Selamat datang di lokerilmu. Hay, sobat loker jumpa lagi dengan saya, Apakah sobat loker pernah membayangkan bagaimanakah bentuk muka bumi ? Bumi merupakan salah satu planet yang berada di tata surya dengan urutan ke tiga dan satu-satunya planet yang memiliki kehidupan. Bumi terdiri atas daratan dan lautan. Bentuk muka bumi dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan.

Perubahan-perubahan yang terjadi pada muka bumi tersebut diakibatkan oleh adanya tenaga geologi yang berpengaruh terhadap kulit bumi sehingga baik di daratan maupun di lautan terjadi perbedaan atau variasi bentuk permukaan kulit bumi, disebut relief. Berdasarkan reliefnya, permukaan bumi terdiri atas dua macam, yaitu:

1. Relief Daratan
Relief adalah daratan perbedaan antara tinggi dan rendahnya permukaan bumi yang terjadi di darat. Relief daratan sendiri meiliki banyak bentuk. Ada yang berbentuk tonjolan, cekungan dan dataran yang luas. Selama tenaga endogen dan eksogen masih membuat gerakan maka relief daratan juga akan terus mengalami perubahan, yang termasuk ke dalamnya adalah:

a) Gunung : Bentuk permukaan bumi yang menjulang tinggi ke atas yang memiliki puncak lereng dan kaki gunung.
b) Pegunungan : Gugusan yang terdiri atas beberapa gunung.
c) Lereng : Suatu medan atau daerah yang permukaan tanahnya atau letaknya miring. Berdasarkan derajat kemiringannya, lereng sendiri dibedakan menjadi empat macam, yaitu:
 (1) lereng landai memiliki derajat kemiringan 0° - 5°
 (2) lereng curam memiliki derajat kemiringan 5° - 45°
 (3) lereng terjal memiliki derajat kemiringan 45° - 70°
 (4) lereng tegak memiliki derajat kemiringan 70° - 90

Baca Juga : Pengertian Suhu dan Alat Yang Digunakan Mengukur Suhu

d) Dataran rendah : Dataran yang memiliki ketinggian yang kisaran antara 200 meter dari permukaan air laut.
e) Dataran tinggi : Dataran yang memiliki ketinggian lebih dari 200 meter dari permukaan air laut.
f) Pematang : Bukit atau pegunungan yang puncaknya berderetderet.
g) Lembah : Bentuk muka bumi yang cekung dan umumnya dikelilingi oleh gunung atau pegunungan.
h) Depresi kontinental : Dataran yang letaknya lebih rendah dari permukaan air laut.

2. Relief Dasar Laut
Relief dasar laut adalah perbedaan tingi  dan rendah nya bentuk muka bumi di dasar laut. Dasar laut adalah permukaan bumi yang ada di dalam laut. Seperti relief daratan, relief dasar laut juga mempunyai kontur yang tidak berbeda dengan yang ada pada relief daratan. Ada dataran tingginya, ada lembahnya, ada juga pematangnya, yang termasuk ke dalamnya adalah:

a) Palung laut : Celah dalam yang terdapat di dasar laut.
b) Ambang laut : Dasar laut yang mencuat memisahkan satu perairan dengan perairan yang lain. Contohnya, ambang laut Sulawesi.
c) Gunung laut : Gunung yang berada di tengah laut. Contohnya, gunung Krakatau.
d) Laut dangkal : Laut yang kedalamannya kurang dari 200 meter.
e) Laut dalam : Laut yang kedalamannya lebih dari 200 meter.
f) Paparan benua (shelf) : Dasar laut yang melandai ke daratan dengan kedalaman rata-rata 200 m.
g) Lereng benua : Daerah yang lebih luas dari paparan dengan kedalaman antara 200 - 400 m.
h) Lubuk laut : Lembah di dasar laut yang berbentuk bulat dan luas yang terjadi karena adanya tenaga tektonik sehingga dasar laut turun.
i) Punggung laut : Pegunungan di dasar laut, tetapi sebagian punggungnya muncul di atas permukaan laut sehingga menyerupai deretan pulau-pulau.

Baca Juga : Komponen - Komponen Penyusun Ekosistem

Berdasarkan keadaan relief, bentuk muka bumi Indonesia dikelompokkan menjadi tiga daerah, yaitu:
1) Daerah Indonesia bagian barat : meliputi Pulau Sumatra, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, dan pulau-pulau kecil yang mengelilinginya. Sedangkan, laut di sekitarnya termasuk laut dangkal. Daerah bagian barat disebut juga Paparan Sunda, dibatasi dengan garis Wallacea.
2) Daerah Indonesia bagian tengah : meliputi Pulau Sulawesi, Pulau Maluku, dan Nusa Tenggara, lautnya dalam, dibatasi oleh garis Wallacea di bagian barat dan garis Weber di bagian timur.
3) Daerah Indonesia bagian timur : meliputi Irian Jaya (Papua) dan Kepulauan Aru, disebut juga Paparan (dangkalan) Sahul, di bagian tengah dibatasi oleh garis Weber.

Keterangan : Garis Wallace adalah sebuah garis hipotetis yang memisahkan wilayah geografi hewan Asia dan Australasia.
Itulah pembahasan kita kali ini semoga bermanfaat bagi sobat :)
Jangan lupa klik share ya :)

1. Berkomentarlah yang relavan sesuai topik artikel,
2. Komentar di larang mengandung spam.
3. Jika komentar mengandung link aktif tidak akan di tampilkan.
EmoticonEmoticon