Showing posts with label Sd/Mi. Show all posts
Showing posts with label Sd/Mi. Show all posts

Monday, March 05, 2018

Materi Matematika Kelas 6 Semester 1

Berikut materi pembelajaran untuk bidang studi / materi pelajaran Matematika untuk kelas VI semester I (ganjil) SD dan MI  selengkapnya:

BAB 1 OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT

A. Menggunakan Sifat-sifat Operasi Hitung Bilangan Bulat
B. Operasi Hitung Campuran
C. Operasi FPB dan KPK pada Dua Bilangan
D. Menentukan FPB dan KPK pada Tiga Bilangan
E. Menentukan Akar Pangkat Tiga Suatu Bilangan Kubik
F. Menyelesaikan Masalah yang Melibatkan Operasi Hitung Termasuk Penggunaan Akar dan Pangkat
Ayo Berlatih 1

BAB 2 PENGUKURAN VOLUME PERWAKTU

A. Mengenal Satuan Volume
B. Operasi Hitung Satuan Waktu
C. Mengenal Satuan Debit
D. Menyelesaikan Masalah yang Berkaitan dengan Satuan Debit
Ayo Berlatih 2

BAB 3 MENGHITUNG LUAS

A. Menghitung Luas Bangun Datar
B. Menghitung Luas Segi Banyak
C. Menentukan Luas Lingkaran
D. Menentukan Volume Prisma Segitiga dan Tabung
Ayo Berlatih 3

BAB 4 MENGUMPULKAN DAN MENGOLAH DATA

A. Mengumpulkan dan Membaca Data
B. Mengolah dan Menyajikan Data dalam Bentuk Tabel
C. Menafsirkan Data
Ayo Berlatih 4
Ayo Berlatih Akhir Semester 1

Nah, demikianlah sekilas informasi mengenai materi matematika kelas 6 semester 1.

Tuesday, February 27, 2018

10 Cara Belajar Efektif Dan Menyenangkan

10 cara belajar efektif dan menyenangkan  - Semua keberhasilan yang ingin dicapai memerlukan proses, tak terkecuali belajar bila ingin belajar kita berhasil maka perlu strategi agar belajar tersebut bisa efektif, dan prosesnya tidak membosankan alias menyenangkan. Cara belajar efektif dan menyenangkan mutlak diperlukan, agar nantinya dapat memberikan hasil yang sangat maksimal. Apalagi bagi para pelajar, mahasiswa maupun semua orang yang sedang dalam proses belajar secara keseluruhan, metode belajar yang tepat sangat dibutuhkan, karena itu merupakan syarat utama untuk dapat meraih prestasi terbaik yang didambakan. Jadi, mulai sekarang, berusahalah untuk menerapkan belajar efektif dalam keseharian anda.

Cara belajar efektif membutuhkan kedisiplinan dan ketekunan yang serius. Yup.. dalam segala hal keseriusan sangat menentukan. Buat apa kalau metode belajarnya sudah tepat, tetapi dijalani dengan semau gue. Keberhasilan seseorang di masa mendatang, terletak pada bagaimana dia menjalankan usahanya pada masa sekarang. Jadi sekali lagi, sebuah impian besar pasti mampu diwujudkan asalkan direncanakan dan dijalankan dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab yang besar dan wajib tahu tentang cara belajar efektif.

Tips Belajar Efektif dan Menyenangkan. Dan berikut ini adalah enam langkah yang anda wajib tahu bagaimana cara belajar efektif yang paling mudah dan bisa anda lakukan dari sekarang, sebelum anda menyesal untuk selamanya. Karena selain anda, mungkin juga pesaing anda yang juga membaca ini sudah mulai start dari sekarang.

Berikut ini adalah cara belajar efektif yang dapat anda terapkan dalam kegiatan sehari-hari atau bahkan sangat menghadapi ulangan, ujian, TPB, UAS, UTS atau tes akademik :

1.Jangan pernah menumpuk pelajaran dalam satu sesi 

Siswa yang berhasil dalam belajar biasanya memiliki periode waktu atau jadwal belajar yang lebih singkat dan efektif. Mereka tidak pernah mencoba belajar dengan "sistem kebut semalam." Jika Anda ingin menjadi siswa yang sukses, maka Anda perlu belajar dengan konsisten. Anda juga harus memiliki waktu yang teratur, meski pun sesi belajar yang lebih pendek. 

2. Rencanakan waktu belajar 

Siswa yang sukses memiliki jadwal belajar yang spesifik. Mereka akan menyelesaikan tugas studi mereka dan tetap konsisten dengan jadwal yang mereka tulis. Siswa yang belajar dengan cara sporadis dan main-main tidak akan mudah berhasil dibandingkan siswa yang memiliki jadwal belajar. 

3. Belajar di waktu yang sama 

Selain perencanaan, belajar dengan rutin juga dapat memberikan efek positif dalam diri Anda. Ketika Anda belajar pada saat yang sama setiap hari, hal itu akan menjadi kebiasaan dalam hidup Anda, sehingga secara mental dan emosional lebih siap untuk belajar dan setiap sesi belajar akan menjadi lebih produktif. 

4. Belajar dengan memiliki tujuan 

Belajar tanpa arah dan tujuan tidak akan pernah efektif. Anda harus tahu persis apa yang menjadi tujuan Anda dalam belajar. Sebelum belajar, tentukanlah target apa yang harus Anda capai dalam sesi tersebut. Misalnya, menghapal 30 kosakata bahasa Spanyol dalam satu sesi belajar. 

5. Jangan pernah menunda waktu belajar yang sudah direncanakan

Sangat mudah bagi Anda untuk menunda sesi belajar yang sudah ditentukan. Apalagi, jika Anda kurang berminat pada pelajaran tersebut. Siswa yang ingin berhasil tidak boleh menunda waktu belajar. Jika Anda menunda jadwal bejar, seterusnya Anda akan menjadi kurang efektif dalam menerima materi pelajaran. 

6. Mulailah dengan subjek yang paling sulit terlebih dahulu 

Carilah subjek pelajaran tersulit dan lebih membutuhkan upaya serta energi yang besar dalam menyelesaikannya. Setelah Anda menyelesaikan tugas tersebut, Anda akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisa tugas. Percaya atau tidak, dimulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan sangat meningkatkan efektivitas sesi belajar dan prestasi akademis Anda. 

7. Tinjaulah kembali catatan Anda

Tinjaulah segala catatan Anda di kelas terlebih dahulu. Sebelum Anda menulis segala catatan yang baru, tinjaulah hasil catatan Anda secara menyeluruh untuk memastikan bagaimana menyelesaikan tugas dengan benar. 

8. Pastikan tidak ada gangguan dalam belajar 

Ketika Anda terganggu saat belajar, Anda akan kehilangan dan memecahkan konsentrasi belajar. Untuk itu, sebelum Anda mulai belajar, temukanlah tempat di mana Anda tidak akan terganggu. 

9. Gunakan kelompok belajar efektif 

Pernahkah Anda mendengar kalimat "Dua kepala lebih baik dari satu?". Pernyataan tersebut dapat dibenarkan dalam situasi belajar. Bekerja dalam kelompok memungkinkan Anda untuk mendapatkan bantuan dari siswa lain ketika Anda kesulitan memahami konsep,  menyelesaikan tugas lebih cepat, dan membantu siswa lain dan diri Anda sendiri dalam menginternalisasi subjek materi. Namun, kelompok belajar bisa menjadi sangat tidak efektif jika mereka tidak terstruktur. 

10. Tinjau kembali catatan sekolah dan bahan-bahan kelas 

Anda selama akhir pekan Siswa yang berhasil meninjau kembali apa yang telah mereka kerjakan selama seminggu pada akhir pekan, akan membantu mereka untuk merumuskan jadwal selanjutnya secara lebih efektif.

Wednesday, December 13, 2017

Ini Dia Tips Belajar Efektif dan Baik Namun Tetap Membuatmu Nyaman Katakan Tidak Pada Nilai Jelek

ini dia tips belajar efektif dan baik namun tetap membuatmu nyaman katakan tidak pada nilai jelek - selamat datang di Lokerilmu, sudahkan sobat pada hari ini belajar ? apa saja kendala yang kalian temukan dalam proses belajar tersebut ? pastinya banyak bukan , terutama masalah kemalasan apalagi untuk yang masih smp, hehehe.
Pada kali ini Lokerilmu akan membagikan sedikit tips dalam belajar apa saja itu ?? simak baik-baik ya ??

1. Memilih waktu belajar yang efektif

Ada beberapa cara dalam belajar terutama adalah pemilihan waktu yang tepat, biasanya belajar lebih mudah di lakukan pada jam-jam tertentu salah satunya dalah belajar di dini hari seperti saat jam 03.00 s/d 05.00 adalah waktu yang sangat tepat. Namun belajar pada jam segini di lakukan setelah tidur, dan alangkah baiknya diawali dengan shalat tahajud bagi para muslim. Belajar Pagi Hari Jam 06.00 s/d Jam 10.00 waktu belajar seperti ini sangat bagus untuk otak karena biasanya kita baru bangun tidur dan otak masih segar-segarnya untuk di gunakan. Dan ini sangat bagus untuk belajar. Di Indonesia dan di negara negara yang saya tahu juga sering menggunakan waktu seperti ini untuk waktu sekolah para pelajar, karena menurut beberapa yang saya dengar dan baca. Saat pagi hari otak belum sama sekali di gunakan setelah terbangun dari tidur yang nyenyak, dan otak sangat siap untuk digunakan dan otak masih cepat menerima pelajaran karena sebelumnya belum di isikan pelajaran. Di indonesia sebagian sekolahnya dimulai pada jam 7 hari.

2. Tentukan tujuan belajar dan target yang ingin di capai

Tentukan tujuan belajar, belajar untuk apa, untuk mencapai apa, untuk menguasai apa atau untuk tujuan apa? menentukan tujuan belajar akan membuat belajarmu bisa lurus di jalurnya dan tidak menggak-menggok. Tentukan target hidup yang ingin dicapai dari hasil belajar, misalnya nilai ulangan tinggi, nilai raport memuaskan atau lulus dengan prestasi. menentukan target hidup akan memberi motivasi agar belajar terus bersemangat. bila perlu tuliskan target hidup kalian sebagai cita-cita dan tempelkan di tempat yang bisa kalian lihat setiap hari.

3. Membuat jadwal belajar

Buatlah jadwal belajar dan taati jadwal itu. Buatlah jadwal jam berapa saja kalian harus belajar dan berapa lama kalian belajar. Belajar yang terjadwal akan menjadi pedoman harian bagi kalian untuk tetap belajar setiap hari tanpa absen, berikan sanksi diri jika kalian melanggarnya, misalnya dengan menggantinya di jam yang lain hari itu dengan durasi yang sama persis dan ditambah menghafal lima suku kata bahasa Inggris dan lain-lain. Ingat : singkat OK  tapi rutin, jangan SKSan. Belajar singkat tapi rutin jauh lebih baik dari sistem kebut semalam.

4. Jauhi hal hal yang berpotensi mengganggu

Jauhkan sejenak hal-hal yang berpotensi menimbulkan distraksi bagi konsentrasimu saat sedang belajar, seperti ponsel dan internet. Saya juga menyarankan untuk tidak mendengarkan musik saat sedang belajar, terutama musik dengan lirik. Multitasking adalah hal yang sangat dilarang saat belajar. Kemampuanmu fokus dan bekonsentrasi akan sangat menurun saat belajar sambil melakukan hal-hal yang lain. Jika kamu beralasan menggunakan musik untuk menghilangkan suara berisik di sekitarmu, lebih baik kamu mengalah dan angkat kakilah. Cari saja tempat yang lebih kondusif dan belajarlah di sana.

5. Jangan pernah menunda waktu belajar yang sudah direncanakan

Sangat mudah bagi Anda untuk menunda sesi belajar yang sudah ditentukan. Apalagi, jika Anda kurang berminat pada pelajaran tersebut. Siswa yang ingin berhasil tidak boleh menunda waktu belajar. Jika Anda menunda jadwal bejar, seterusnya Anda akan menjadi kurang efektif dalam menerima materi pelajaran.

6. Belajar di waktu yang sama

Selain perencanaan, belajar dengan rutin juga dapat memberikan efek positif dalam diri Anda. Ketika Anda belajar pada saat yang sama setiap hari, hal itu akan menjadi kebiasaan dalam hidup Anda, sehingga secara mental dan emosional lebih siap untuk belajar dan setiap sesi belajar akan menjadi lebih produktif.

7. Mulailah dengan subjek yang paling sulit terlebih dahulu

Carilah subjek pelajaran tersulit dan lebih membutuhkan upaya serta energi yang besar dalam menyelesaikannya. Setelah Anda menyelesaikan tugas tersebut, Anda akan lebih mudah untuk menyelesaikan sisa tugas. Percaya atau tidak, dimulai dengan pekerjaan yang paling sulit akan sangat meningkatkan efektivitas sesi belajar dan prestasi akademis Anda.

8. Nikmati proses belajarmu

Kondisikan dan nikmati, kondisikan ruang belajar kamu agar nyaman untuk belajar, atur sedemikian rupa sehingga meja, kursi, rak buku, dan lampu pada posisi yang pas untuk mendukung kenyamanan belajar, berikan hiasan yang membuat kamu nyaman dan senang berada disana, bermainlah dengan warna-warna yang cerah dan lembut untuk cat tembok dan furniture, kalau memungkinkan berilah tanaman hijau dalam pot yang cocok untuk indoor agar suasana segar dapat kau rasakan, setelah itu nikmati

9. Istirahat setelah 25 menit - 1 jam belajar

Istirahatlah, berikan rehat bagi diri kalian sendiri dari aktifitas belajar, misalnya setelah belajar selama satu jam istirahatlah selama 5 sampai 10 menit dengan kegiatan santai yang kalian sukai, sekedar minum atau jalan-jalan sebentar.

10. Kenali tipe belajar yang cocok

Kenali tipe belajarmu, kalau kamu suka belajar dengan simbol, gambar dan visualisasi maka belajarlah yang melibatkan hal-hal visual yang akan membuatmu tertarik, misalnya dengan memperhatikan gambar-gambar pada buku sumber kemudian menelaah penjelasannya, gunakan ilustrasi dan warna yang bervariasi dalam buku catatanmu agar selalu berminat untuk mempelarinya. Kalau kamu suka belajar dengan mendengarkan suara kamu bisa membaca sambil bersuara, atau sambil mendengarkan suara lain yang kamu sukai

11. Menulis ulang apa yang telah di pelajari

Tuliskan dan tandai, tuliskan hal-hal penting dari yang dipelajari dari buku sumber belajar dalam buku catatan, buatlah ringkasan atau kata-kata kunci, kalau perlu buat jembatan keledai agar mudah diingat. Tandai bagian yang penting dari buku sumber dengan tanda-tanda yang menarik dan mudah dilihat, kalau buku itu milik sendiri bisa menggunakan stabilo atau pensil warna, kalau ingin buku tetap bersih bisa menggunakan potongan kertas warna-warni yang diselipkan di halaman buku yang diinginkan

Itulah beberapa tips untuk sobat semoga bermanfaat :)
Jangan lupa share ya :)

Thursday, November 09, 2017

Macam-Macam Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui

Macam-Macam Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui - Selamat datang di loker ilmu, pada kali ini kita akan mengulas lagi mengenai masalah sumber daya alam, Pada sebelumnya kita telah membahas mengenai Jenis Jenis Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui dan Tidak Dapat Diperbaharui dan Manfaatnya Yang Ada Di Indonesia, namun pada kali ini kita akan membahas secara spesifik untuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui.

Sebenarnya apasih sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui itu ? Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui merupakan suatu sumber daya yang di ambil dari alam dan jika digunakan secara terus menerus sumber daya tersebut akan habis, dari sini kita sudah tau resiko penggunaan sumber daya yang tidak dapat di perbaharui secara terus menerus.

Berikut adalah contoh sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui

a. Batu Bara
Batu bara berasal dari sisa-sisa tumbuhan yang hidup jutaan tahun yang lalu. Sisa-sisa tumbuhan tersebut terkubur di dalam tanah. Batu bara terbentuk apabila lapisan pasir dan tanah menutup tumbuhan keras yang ada di dataran rendah. Lama-kelamaan materi tumbuhan tersebut membentuk bahan berwarna cokelat dan keras yang disebut gambut.

Berjuta-juta tahun kemudian, lapisan batuan yang menutupi gambut makin banyak. Tekanan dari batuan akan mengubah gambut menjadi lignit (batu bara muda). Lapisan batuan yang menutupi lignit dari tahun ke tahun selalu bertambah. Hal ini, menyebabkan tekanan pada lignit makin bertambah. Akibatnya, lignit dapat berubah menjadi bitumen. Akhirnya, tekanan dan panas yang sangat tinggi yang ditimbulkan oleh batuan di atasnya akan mengubah bitumen menjadi antrasit atau batu bara tua. Batu bara banyak terdapat di Ombilin, Sawah Lunto, dan Bukit Asam.

b. Minyak Bumi
Minyak bumi terbentuk dari hewan-hewan kecil atau protozoa yang mati di dalam laut. Hewan-hewan yang mati tersebut lalu tertutup lumpur dan pasir secara perlahan-lahan. Lama-kelamaan timbunan lumpur dan pasir tersebut makin tebal dan memberi tekanan sehingga menyebabkan perubahan materi hewan menjadi minyak bumi dan gas alam.

Penambangan minyak bumi akan menghasilkan minyak mentah. Minyak mentah tersebut kemudian diolah atau disuling. Proses penyulingan akan menghasilkan bahanbahan sebagai berikut.
1) Bensin, untuk bahan bakar kendaraan bermotor.
2) Solar, untuk bahan bakar mesin diesel.
3) Minyak tanah atau kerosin, untuk bahan bakar lampu minyak dan kompor.
4) Vaselin, untuk kosmetik, salep, dan obat-obatan.
5) Parafin, untuk bahan pembuat lilin.
6) Oli, untuk pelumas gigi roda.
7) Aspal, untuk pembuatan jalan raya.

c. Gas Bumi (Gas Alam)
Gas bumi berasal dari pengeboran yang mengenai lapisan gas. Gas yang dihasilkan tersebut disebut gas bumi atau gas alam yang diubah dalam bentuk cair. Gas bumi biasanya digunakan di pabrik-pabrik. Tetapi sekarang, gas bumi banyak digunakan untuk keperluan rumah tangga, yaitu sebagai bahan bakar kompor gas. Gas bumi banyak terdapat di Arun, Bontang, dan Pulau Natuna.

d. Besi
Besi adalah logam yang paling banyak digunakan oleh manusia. Besi banyak digunakan sebagai kerangka bangunan, alat-alat pertukangan, pagar halaman, dan sebagainya. Bijih besi juga merupakan bahan dasar pembuatan baja. Baja yang tahan karat disebut stainless steel. Baja yang tahan karat terbuat dari campuran besi, nikel, dan krom.

e. Aluminium
Aluminium berasal dari bijih aluminium yang sering disebut bouksit. Aluminium sangat baik sebagai penghantar panas, tahan karat, ringan, serta mengkilap indah bila dipoles. Aluminium dapat digunakan untuk membuat alat-alat rumah tangga, bahan bangunan, alat-alat kendaraan, dan badan pesawat terbang. Bouksit terdapat di Pulau Bintan dan Sinkawang.

f. Timah
Timah dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu timah hitam dan timah putih. Timah hitam sering digunakan sebagai campuran logam seperti seng. Timah putih digunakan untuk mematri dan melapisi logam lain agar tidak berkarat. Campuran timah dan seng menghasilkan kuningan. Timah terdapat di Sungai Liat, Manggar, Bangkinang, dan Pulau Singkep.

j. Tembaga
Tembaga adalah logam yang lunak sehingga sering digunakan sebagai bahan campuran beberapa logam lainnya. Perunggu adalah campuran antara tembaga, timah, dan seng. Tembaga juga digunakan untuk membuat kabel listrik karena tembaga merupakan logam penghantar listrik yang paling baik. Tembaga terdapat di Tembagapura (Papua).

k. Emas
Emas adalah salah satu barang tambang dalam bentuk logam dasar. Emas termasuk logam yang tahan lama, berwarna indah, dan tidak bereaksi terhadap asam sehingga tahan karat. Emas banyak digunakan orang sebagai bahan pembuat perhiasan, seperti kalung, gelang, dan cincin. Emas terdapat di Cikotok (Jawa Barat).

l. Nikel
Nikel adalah logam yang tahan karat dan warnanya mengkilap. Nikel sering digunakan untuk melapisi besi agar mengkilap dan tahan karat. Nikel terdapat di Soroako, Pomala, dan Pegunungan Verbek.

2. Pelestarian Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbarui
Seiring dengan kemajuan teknologi, logam banyak digunakan untuk berbagai keperluan hidup manusia. Agar kebutuhan logam terpenuhi, manusia melakukan penambangan logam secara besar-besaran. Apabila hal ini terusmenerus terjadi, lambat laun persediaan sumber daya alam berupa logam akan habis. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya agar kita dapat mempertahankan kelestarian sumber daya alam tersebut. Upaya-upaya yang dapat dilakukan, antara lain:
a. melakukan perlindungan dan pengawasan terhadap tindakan penambangan,
b. mengadakan penghematan pemakaian logam, dan
c. mengadakan daur ulang logam.
Dapatkah kamu menunjukkan contoh upaya-upaya
yang lainnya ?

3. Contoh penggunaan SDA yang tidak dapat diperbaharui
a. Industri batu bara
b. Industri minyak bumi
c. Penambangan emas
d. Industri biji besi
e. Industri alat transportasi.

Itulah ulasan mengenai sumber daya alam yang tidak dapat di perbaharui, semoga dapat membantu sobat :)
Jangan lupa share ya :)

Wednesday, November 08, 2017

Struktur Akar Beserta Fungsinya dan Macam Macam Jenis Akar Pada Tumbuhan

Struktur Akar beserta fungsinya dan macam macam jenis akar pada tumbuhan - Selamat datang di loker ilmu, hay sobat loker pada kali ini kita akan membahas mengenai struktur akar pada tumbuhan, Coba sobat fikirkan ke arah manakah akar tumbuh? Akar tumbuh ke arah pusat bumi. Akar umumnya tumbuh ke dalam tanah. Akar dibedakan menjadi beberapa bagian, di antaranya rambut akar (bulu akar) dan tudung akar. Rambut akar merupakan jalan masuk air dan zat hara dari tanah ke dalam tubuh tumbuhan. Tudung akar berfungsi melindungi akar saat menembus tanah.

Morfologi (struktur luar) akar.
Ukuran panjang akar tergantung pada jenis tumbuhan. Panjang akar dipengaruhi oleh faktor eksternal. Faktor eksternal yang mempengaruhi panjang akar misalnya porositas tanah, tersedianya air dan mineral dalam tanah, serta kelembapan tanah. Misalnya, tumbuhan yang hidup di gurun memiliki akar yang panjang.
Morfologi akar tersusun atas batang akar, ujung akar, tudung akar, dan rambut akar.

Morfologi (struktur luar)
akar tersusun atas rambut akar, batang akar, ujung akar, dan tudung akar.
Ujung akar merupakan titik tumbuh akar. Ujung akar terdiri dari jaringan meristem yang sel-selnya berdinding tipis dan aktif membelah diri. Ujung akar dilindungi oleh tudung akar (kaliptra). Tudung akar berfungsi untuk melindungi akar terhadap kerusakan mekanis pada waktu menembus tanah. Untuk memudahkan akar menembus tanah, bagian luar mengandung lendir.

Pada akar, terdapat rambut-rambut akar yang merupakan perluasan permukaan dari sel-sel epidermis akar. Adanya rambut-rambut akar akan memperluas daerah penyerapan air dan mineral. Rambut-rambut akar hanya tumbuh dekat ujung akar dan umumnya relatif pendek. Bila akar tumbuh memanjang ke dalam tanah maka pada ujung akar yang lebih muda akan terbentuk rambut-rambut akar yang baru, sedangkan rambut akar yang lebih tua akan hancur dan mati.

Anatomi (struktur dalam) akar.
Bila akar tumbuhan dikotil maupun monokotil disayat melintang, kemudian diamati di bawah mikroskop akan tampak bagian-bagian dari luar ke dalam, yaitu epidermis, korteks, endodermis, dan stele (silinder pusat).

Epidermis akar (kulit luar).
Epidermis akar merupakan lapisan luar akar. Epidermis akar terdiri dari selapis sel yang tersusun rapat. Dinding sel epidermis tipis dan mudah dilalui oleh air. Sel-sel epidermis akan bermodifikasi membentuk rambut-rambut akar.

Korteks akar (kulit pertama).
Korteks akar terdiri dari beberapa lapis sel yang berdinding tipis. Di dalam korteks akar terdapat ruang-ruang antarsel. Ruang antarsel berperan dalam pertukaran gas. Korteks berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan.

Endodermis akar.
Endodermis akar terdiri dari selapis sel yang tebal. Bentuk dan sususan sel-sel endodermis berbeda dengan bentuk dan susunan sel-sel di sekitarnya. Oleh karena itu, batas korteks dengan endodermis terlihat jelas jika diamati di bawah mikroskop. Endodermis berperan sebagai pengatur jalannya larutan yang diserap dari tanah masuk ke silinder pusat.

Stele akar (silinder pusat)
Stele pada akar tersusun atas perisikel (perikambium), xilem (pembuluh kayu), dan floem (pembuluh tapis). Perisikel merupakan lapisan terluar dari silinder pusat yang terdiri dari satu atau beberapa lapisan sel. Perisikel berfungsi dalam pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping. Sedangkan xilem dan floem yang merupakan berkas pembuluh angkat terletak di sebelah dalam perisikel. Pada akar tumbuhan monokotil terdapat empulur, sedangkan pada akar tumbuhan dikotil tidak terdapat empulur.

Berdasarkan jenisnya, akar tumbuhan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu akar serabut dan akar tunggang.

1. Akar Serabut
Akar serabut memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Berbentuk seperti serabut.
b. Bagian ujung dan pangkal berukuran hampir sama besar.
c. Semua bagian akar keluar dari pangkal batang.

Akar serabut dimiliki oleh tumbuhan biji berkeping satu (monokotil), misalnya rumput, padi, jagung, tebu, kelapa, dan tumbuhan yang dicangkok.

2. Akar Tunggang
Akar tunggang memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Memiliki akar pokok.
b. Akar pokok bercabang-cabang menjadi bagian akar yang kecil.
c. Perbedaan akar pokok dan akar cabang sangat nyata.
Akar tunggang dimiliki oleh tumbuhan biji berkeping dua (dikotil), misalnya mangga, jeruk, rambutan, dan kacang-kacangan.

Selain kedua akar di atas, terdapat beberapa akar khusus yang hanya dimiliki oleh tumbuhan tertentu. Tahukah kamu akar apa sajakah itu? Mari kita simak satu per satu!

1. Akar Gantung
Akar ini tumbuh dari bagian batang tumbuhan di atas tanah. Akar ini menggantung dan tumbuh ke arah tanah. Tumbuhan yang mempunyai akar gantung, misalnya pohon beringin.

2. Akar Tunjang
Akar ini tumbuh dari bagian bawah akar ke segala arah. Akar tersebut seakan-akan menunjang batang agar tidak rebah. Tumbuhan yang memiliki akar tunjang, misalnya pohon bakau dan pandan.

3. Akar Napas
Akar napas tumbuh tegak lurus ke atas, sehingga muncul dari permukaan tanah atau air. Akar napas ada yang dimiliki tumbuhan darat (tumbuh di darat) dan ada yang dimiliki tumbuhan air. Akar napas merupakan cabang-cabang akar. Akar napas memiliki banyak celah untuk jalan masuk udara, misalnya akar pohon kayu api.

4. Akar Pelekat
Akar ini tumbuh di sepanjang batang. Akar tersebut berguna untuk menempel pada kayu, tumbuhan lain, atau tembok. Akar pelekat dimiliki tumbuhan yang memanjat, misalnya akar tumbuhan lada dan sirih. Pada dasarnya, akar bagi tumbuhan mempunyai kegunaan sebagai berikut.
1. Akar menunjang berdirinya tumbuhan.
2. Akar menyerap air dan garam mineral dari dalam tanah.
3. Akar dapat menyimpan cadangan makanan, seperti pada wortel dan singkong.
4. Akar digunakan untuk bernapas, misalnya akar napas pada pohon kayu api.
5. Bagi manusia, akar bermanfaat sebagai sumber makanan (ubi kayu, wortel); bahan obat-obatan (jahe, kunyit); dan bumbu masakan (kunyit, laos).

Bagian Bagian Akar
1. Tudung akar  adalah akar yang hidup dibagian ujungnya yang bernama Kaliptra yang memiliki sel jaringan parenkim yang didalamnya mengandung  sari tepung. Fungsi Kaliptra adalah menjaga dan merawat sistem kinerja nya sekaligus bertugas melembabkan akar agar tidak mengalami gesekan dengan partikel tanah. Daerah pengembangan sel akar yang berbeda fungsi. Jenis sel akar yang dimaksud adalah akar tumbuhan monokotil dan dikotil sebagai pembelahan sel untuk proses pertumbuhan akar selanjutnya sebagai daerah menetapnya rambut rambut akar

2. Inti akar adalah bagian akar yang berada pada pusat akar yaitu ditengah seputar bonggol akar. Inti akar terbagi menjadi dua bagian, terdiri dari: Pembuluh tapis yang berfungsi membantu dan melancarkan proses fotosintesa . Pembuluh kayu yang berfungsi menyebarkan air dan nutrisi makanan menuju tulang daun.

3. Rambut akar  mempunyai karakter unik yaitu berserabut tidak beraturan tetapi berstruktur halus yang melekat kuat pada kulit akar bagian luar yang berfungsi menyerap semua air dan garam mineral yang ada dikedalamam tanah.

 4. Batang akar – Batang akar adalah batang yang terletak ditengah tengah diantara pangkal akar dan ujung akar yang berkembang dan tumbuh bercabang cabang  dalam skala bentuknya yang kecil kecil.

5. Ujung akar – Bagian akar yang termuda dan seperti tunas yang terus menerus mengalami pertumbuhan dan pergantian akar baru pada waktu yang sudah menjadi ketentuan sel akar.

Pembagian Akar

1. Akar Serabut (monokotil karena tumbuhan berkeping satu)
Akar serabut mempunyai karakter akar yang berbentuk serabut tidak beraturan tetapi memiliki rongga untuk berinteraksi dengan oksigen diudara. yang berukuran kecil sama dengan ukuran batang tumbuhannya. Akar serabut yang hanya dimiliki oleh tumbuhan monokotil, yang fungsinya  Memperkokoh dan menjadi pondasi berdirinya batang pohon Contohnya tumbuhan padi dan kelapa atau tanaman hasil cangkokan.

Akar adalah bagian tumbuhan yang masuk ke dalam tanah dan memiliki banyak peran bagi tumbuhan itu sendiri misalnya menyerap air, mineral untuk di bawa ke bagian tumbuhan yang membutuhkan. Akar pada tumbuhan dibedakan atas akar serabut dan akar tunggang. Akar serabut adalah akar yang keluar dari bagian pangkal batang dan terlihat bergerombol untuk menggantikan akar tunggang yang tidak mengalami perkembangan. Akar serabut memiliki bentuk seperti anyaman akar yang berbentuk seperti benang, akar ini menyebar di bawah tanah.

Ciri ciri akar serabut sangat berbeda dengan akar tunggang, namun sering kali kita sulit mengidentifikasi apakah sebuah akar itu serabut atau tunggang. Nah berikut ini ciri ciri akar serabut
- Bentuk akar serabut mirip serabut
- Ukuran akar serabut relatif kecil,
- Tempat tumbuhnya pada bagian pangkal batang,
- Besar setiap akar serabut cenderung hampir sama semua
- Akar serabut biasanya dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu (monocotil) seperti kelapa, jagung, padi.
- Akar serabut tidak begitu dalam tertancap ke tanah.
- Akarnya bercabang – cabang,
- Sistem perakaran serabut lemah sehingga pohonnya mudah rebah bila di tiup angin kencang.

Fungsi Akar serabut
Fungsi akar serabut adalah untuk membuat tanaman menjadi kokoh walaupun ternyata perakaran serabut lebih lemah dibandingkan dengan akar tunggang. Fungsi lain dari akar serabut adalah untuk menyerap air dan zat – zat mineral dari dalam tanah menuju ke bagian tubuh yang membutuhkan.

Akar serabut berdasarkan dari karakter dan fisiknya dapat digolongkan menjadi beberapa bagian :
  • Akar tombak (fusi form) – Jika  batangnya tumbuh melebar dibagian pangkalnya dan  diseluruh bagian ujung akar serabut berbentuk meruncing tajam. akar tombak berfungsi sebagai tempat cadangan makanan dan terdapat pada Lobak atau wortel (baca : manfaat cadangan makanan bagi tumbuhan)
  • Akar gasing (Napi form) – Jika batang akar pangkalnya membesar dan melebar berbebtuk bulat telur, akar serabutnya akan berubah menjadi meruncing dan dapat digunakan sebagai cadangan makanan. Akar gasing terdapat pada bengkoang yang terbagi menjadi Akar benang (Fili form) batang akarnya berbentuk kecil kecil, berukuran teratur dan horizontal. ini ada pada tumbuhan kacang panjang
  • Serabut akar – Serabut akar adalah gerombolan akar yang ada pada bonggol tumbuhan yang besar. Fungsinya tempat penopang dan pondasi berdirinya batang tumbuhan, sebagai penyerap air dan segala partikel mineral dari dalam tanah, mampu mencegah erosi tanah
2. Akar tunggang (dikotil karena tumbuhan berkeping satu)
Akar tunggang memiliki dua fase pertumbuhan terdiri dari fase pertumbuhan primer dan fase sekunder. Akar radikalnya menjadi akar tunggang yang bergabung dengan akar lateral, akar epidermis dan koteks.

Akar tunggang adalah akar tanaman yang berupa akar besar dan bagian dari kelanjutan batang.Pada bagian akar utama tersebut terdapat banyak cabang akar yang berukuran lebih kecil dari akar utama. Tanaman yang memiliki akar tunggang biasanya terdapat pada tanaman yang berkeping dua (dikotil) contohnya adalah mangga, jeruk, melinjo, rambutan,jambu dan masih banyak contoh lainnya.

Ciri ciri akar tunggang
Ciri – ciri akar tunggang cukup mudah dikenali karena sangat banyak tanaman yang memiliki akar tunggang berikut ini ciri – ciri akar tunggang
1. Terdapat pada tanaman dikotil (biji berkeping dua).
2. Akaranya kuat untuk menopang berdirinya tanaman sehingga kokoh walaupun diterjang angin kencang.
3. Memiliki akar primer

Fungsi akar tunggang
Fungsi akar tunggang cukup banyak bagi tanaman seperti memperkokoh tanaman agar tidak mudah rubuh, menyerap air dan unsur hara yang ada dari dalam tanah untuk digunakan tumbuha, berperan sebagai alat reproduksi, berfungsi untuk meynyimpan cadangan makanan pada jenis tertentu.  Tanaman yang bisa menyimpan cadangan makanan di akar contohnya adalah ubi, wortel dan kentang

Perbedaan akar monokotil dan dikotil

Berikut adalah penjelasan mengenai perbedaan akar monokotil dan dikotil :
a. Kambium
-Akar dikotil mempunyai kambium bahkan dalam jumlah besar
-Akar monokotil tidak mempunyai kambium
b. Jumlah lengannya
-Akar monokotil mempunyai jumlah lengan proto xilem lebih dari 13 buah
-Akar dikotil mempunyai jumah lengan xilem  terbatas hanya berkisar 2 sampai 6 buah saja
c. Letak xilem
-Akar monokotil memiliki letak xilem dan floem berbentuk silang menyilangyang tersusun rapih
-Akar dikotil memiliki  xilem yang berada didaalam floem.
d. Empulur (pusat akar)
-Akar monokotil memiliki empulur
-Akar dikotil tidak memiliki empulur
e. Persikel
-Akar monokotil mempunyai persikel dengan lapisan sel yang berdinding kuat dan kokoh
-Akar dikotil mempunyai persikel  dengan lapisan satu sel saja dan bercabang dengan ruas yang banyak
f. Batas ujung akar
-Pada akar monokotil batas ujung akarnya bisa terlihat jelas
-Pada akar dikotil batas ujung akar tidak terlihat

Itulah pembahsan mengenai topik kali ini semoga dapat membantu sobat :)
Jangan lupa share :)

Tuesday, November 07, 2017

Bagian Bagian Telinga Pada Manusia

bagian bagian telinga dengan penjelasannya | Fungsi telinga, cara kerja telinga dan cara merawat telinga - Selamat datang di Loker ilmu, hay sobat loker pada kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu indra manusia yaitu indra pendengaran, indra penderngaran sendiri terletak pada bagian telinga. Telinga merupakan indra pendengar yang peka terhadap rangsang bunyi. Seperti halnya mata, telinga juga terdiri atas bagian-bagian penyusunnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan tentang bagianbagian telinga berikut ini!

Telinga manusia terdiri atas tiga bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.
1. Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga (aurikula), saluran telingan luar (analis auditoris eksternal), dan gendang telinga (Membran Timpani) yang membatasinya dengan telinga dalam. Bagian-bagian telinga luar dan fungsinya dapat dijelaskan sebagaimana berikut.

  • Aurikula (daun telinga) adalah bagian yang tersusun oleh tulang rawan. Bagian ini memiliki bentuk yang khas sehingga menunjang fungsinya  dalam memusatkan gelombang suara agar masuk ke dalam teling.
  • Analis auditoris eksternal (saluran telingan luar) adalah bagian yang memiliki kenecjar sudorifera. Kelenjar ini menghasilkan cairan serumen yang dapat mengeras. Cairan serumen yang dihasilkan kelenjar sudorifera berbau tidak sedap dan berfungsi membersihkan kotoran dan mencegah masuknya serangga.
  • Membran timpani (gendang telinga) adalah bagian telinga luar yang berfungsi sebagai penangkap gelombang suara.

2.  Telinga tengah merupakan rongga yang berisi udara dan menjaga tekanan udara tetap seimbang. Dinding dari bagian ini dilapisi oleh sel epite. Fungsi Utamanya adalah untuk meneruskan Suara yang diterima dari Telinga Luar ke Telinga Bagian Dalam. Pada telinga bagian tengah terdapat Tuba Eustachius, yaitu bagian yang menghubungkan telinga dengan rongga mulut (faring). Tuba Eustachius Ini berfungsi untuk menyeimbangkan tekanan udara antara telinga bagian luar dengan telinga bagian tengah.

Tuba eustachius selalu menutup kecuali ketika kita sedang menelan atau menganga, oleh karenanya saat telinga berdenging, kita disarankan untuk menelan atau menganga. Berdenging pada telinga biasanya terjadi karena tekanan udara yang terlalu rendah di dalam rongga telinga. Untuk menyeimbangkan tekanan tersebut, menganga atau menelan adalah cara paling ilmiah yang dapat dilakukan.

Telinga tengah tersusun dari 3 tulang pendengaran utama yaitu tulang martil (maleus), tulang landasan (incus), dan tulang sanggurdi (stapes). Ketiga tulang ini saling terkait dan dapat bergerak karena dihubungkan oleh persendian.  Ketiga tulang pendengaran utama ini terangkai sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi untuk mengirimkan getaran yang diterima dari membran timpani di telinga bagian luar menuju ke jendela oval di telinga bagian dalam..

3. Telinga dalam (labirin) merupakan bagian telinga yang terletak paling dalam. Bagian telinga ini dalam tersusun atas bagian tulang (labirin osea) dan bagian membran (labirin membran).  Labirin osea adalah rongga yang di dalamnya berisikan cairan perilimfe yang terdapat pada tonjolan tulang pelipis, sementara labirin membran terdapat  pada tempat yang lebih dalam lagi dan dilapisi oleh sel epitel berisi cairan endolimfe.

Labirin osea atau tulang labirin tersusun atas 3 bagian utama yang memiliki fungsi masing-masing, yaitu :
  • Koklea (rumah siput) yang berfungsi menunjang pendengaran, vestibuli berfungsi menjaga keseimbangan, dan kanalis semisirkurali berfungsi menjaga tekanan. Koklea berbentuk seperti tabung bengkok berlilit yang mengelilingi tulang sehingga menyerupai kerucut di ujungnya. Bagian ini berfungsi sebagai reseptor dari gelombang bunyi yang diterima telinga karena memiliki banyak sel saraf di dalamnya.
  • Vestibuli terdiri dari sakula dan utrikula yang disusun oleh macula acustika, sel rambut berstruktur khusus. Macula acustika pada sakula tersusun vertikal, sementara macula acustika pada utrikula tersusun horizontal.
  • Kanalis semisirkularis berupa saluran setengah lingkaran pada telinga dalam yang tersusun atas 3 saluran semisirkularis, kanalis semisirkularis horizontal, kanalis semisirkularis vertikal superior, dan kanalis semirikularis vertikal posterior.

Fungsi bagian-bagian telinga
1) Daun telinga: Fungsi daun telinga adalah untuk mengumpulkan suara. Daun telinga juga dapat memperbesar (mengamplifikasi) suara dan mengarahkannya ke saluran telinga. Ketika memantul pada daun telinga, suara juga mengalami proses penyaringan yang akan memberikan informasi mengenai lokalisasi suara.

Fungsi daun telinga adalah untuk mengumpulkan suara. Daun telinga juga dapat memperbesar (mengamplifikasi) suara dan mengarahkannya ke saluran telinga. Ketika memantul pada daun telinga, suara juga mengalami proses penyaringan yang akan memberikan informasi mengenai lokalisasi suara.

Amplitudo berarti terkait dengan keras lemahnya volume suara. Struktur daun telinga yang rumit dan bergelombang berfungsi untuk mengubah amplitudo gelombang suara yang datang. Dengan demikian, suara-suara yang datang diperkuat dalam rentang frekuensi yang dapat diterima telinga manusia.

Ketika gelombang suara datang dan mengenai daun telinga, maka syaraf-syaraf daun telinga akan menjalankan proses penyaringan informasi untuk mengetahui darimana suara itu berasal. Oleh karena itu, walaupun dengan mata tertutup manusia selalu mengetahui dari arah mana suara yang didengar berasal, seperti dari arah belakang, depan, kanan, kiri, bahkan jauh dekat.

2) Lubang telinga : Fungsi dari lubang telinga adalah jalan masuk suara ke dalam telinga.

3) Saluran esestachius: Fungsi saluran eustachius adalah menghubungkan telinga bagian tengah ke bagian belakang tenggorokan. Saat Anda menelan atau menguap, saluran ini terbuka sebentar untuk membiarkan udara masuk, yang membuat tekanan di telinga bagian tengah dan tekanan di luar telinga menjadi sama.

4) Selaput gendang: Gendang telinga atau membrana tympani adalah selaput atau membran tipis yang memisahkan telinga luar dan telinga tengah. Ia berfungsi untuk menghantar getaran suara dari udara menuju tulang pendengaran di dalam telinga tengah.

Gendang telinga sendiri terdiri dari 3 lapisan yaitu : lapisan paling luar yang berhubungan dengan kulit telinga bagian luar, lapisan paling dalam yaitu membran mukosa berhubungan dengan telinga bagian tengah, diantaranya terdapat lapisan yang tersusun atas serat radial dan sirkular berfungsi untuk memberikan tegangan dan kelenturan gendang telinga. Pada gendang telinga terdapat pembuluh darah untuk asupan nutrisi dan serabut saraf sehingga sensitif terhadap nyeri.

5) Kelenjar minyak: Fungsi kelenjar minyak pada telinga bagian luar adalah untuk menyaring udara yang membawa gelombang suara yang masuk kedalam telinga. Sehingga telinga tidak mengalami infeksi karena kotoran dari luar.

6) Saluran pendengaran: Fungsi dari saluran pendengaran adalah menghubungkan suara ke gendang telinga.

7) Tulang pendengar (tulang marti, landasan, sanggurdi) : Fungsi dari tulang pendengaran adalah memperkuat getaran ke tingkap jorong.

8) Tingkap jorong dan tingkap bundar : Berfungsi untuk menghubungkan getaran suara ke otak.

9) Rumah siput : Rumah Siput merupakan struktur berbentuk spiral berukuran sebesar kacang polong yang berada di bagian dalam telinga. Koklea berfungsi untuk mengubah bunyi dari getaran mekanis menjadi sinyal, yang dikirimkan ke otak melalui saraf auditori.

10) Saraf pendengar menghubungkan getaran suara ke otak.

11) Alat keseimbangan terdapat pada rumah siput.

Cara Kerja Telinga
Daun telinga merupakan corong yang berguna untuk mengumpulkan getaran bunyi. Bunyi tersebut kemudian masuk ke lubang telinga hingga mencapai gendang telinga. Gendang telinga pun lalu bergetar. Getaran gendang telinga menggetarkan tulang-tulang pendengaran sehingga sampai pada cairan limfa yang berada di dalam rumah siput. Getaran cairan limfa merangsang ujung-ujung saraf yang kemudian menyampaikan rangsang bunyi ke otak. Otak pun lalu merespon dan akibatnya kita bisa mendengar bunyi.

Baca Juga : Algoritma Komputer | Pengertian, Fungsi Dan Contoh Sederhana

Pemeliharaan Telinga
Bagaimanakah telinga yang sehat itu? Telinga yang sehat adalah telinga yang tidak kotor, tidak lembab, dan tidak berbau. Tahukah kamu cara menjaga agar telinga tetap sehat? Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan agar telinga kita tetap sehat.
1) Bersihkan telinga secara teratur agar telinga tidak tersumbat. Pada saat membersihkan, lakukan dengan hati-hati agar tidak merobek gendang telinga.
2) Usahakan telinga selalu berada dalam keadaan kering.
3) Hindarilah mendengar bunyi yang terlalu keras, seperti bunyi petir, atau suara mesin yang bising. Tutuplah telinga apabila mendengar bunyi yang keras.
4) Keringkan telinga dengan kain yang halus setelah mandi atau berenang.
5) Bersihkan bagian luar telinga secara teratur.
6) Apabila dirasa ada gangguan pada telinga, segeralah periksa ke dokter THT.

Tindakan perawatan dan pemeliharaan telinga penting dilakukan agar telinga terhindar dari penyakit atau gangguan. Beberapa penyakit atau gangguan yang sering terjadi pada telinga antara lain sebagai berikut.
1) Tuli atau tidak dapat mendengar, dapat dialami sejak kecil atau setelah dewasa.
2) Gendang telinga pecah.
3) Liang telinga tersumbat.
4) Saraf pendengaran rusak.
5) Pengapuran pada tulang pendengaran.
6) Keluar cairan berbau busuk dari telinga karena radang.
7) Bisul atau luka yang terjadi karena infeksi.

Itulah sedikit ulasan mengenai pembahasan kita kali ini semoga dapat membantu sobat loker :)
Jangan lupa share ya :)

Friday, November 03, 2017

Macam Macam Sendi Dengan Letak dan Fungsinya Beserta Gambar

macam macam sendi dengan letaknya dan fungsi beserta gambar - Selamat datang di Lokerilmu, Hay sobat Loker, Pernah kah sobat loker memperhatikan pintu rumah ? tau tidak kenapa pintu rumah dapat bergerak membuka dan menutup, itu karena adanya engsel yang mempermudah gerak pintu tersebut. Lantas bagaimana keadaan tulang yang satu dengan yang lainnya pada tubuh sobat? Sedangkan tulang pada manusia saling berhubungan satu dengan lainnya.

Sendi Adalah

Suatu struktur khusus yang merupakan penghubung antar tulang agar bisa tetap bergerak kesana kemari adalah pengertian sendi. Hubungan antar ini juga sering disebut dengan sebutan artikulasi. Fungsi utama adalah untuk memberi akses dan gerakan pada tempatnya, juga sebagai poros anggota gerak tubuh.

Keadaan sendi pada tulang manusia sebenarnya sama seperti engsel tersebut. Hanya saja, persendian pada manusia dibedakan atas yang dapat digerakkan dan yang tidak dapat digerakkan. Pada tulang tengkorak terdapat beberapa tulang. Apakah masing-masing tulang penyusun tengkorak dapat digerakkan? Jawabannya tidak, jika tidak dapat di gerakkan berarti itu sendi mati. Jadi hubungan tulang tengkorak (sutura) merupakan sendi mati.

Baca Juga : Contoh puisi Terima kasih Pendek Tentang Ibu tersayang , Niat Puasa Senin Kamis : Tata Cara, Keutamaan, Keistimewaan Dan Manfaat

Macam - Macam Sendi Berdasarkan Sifat Geraknya

pada manusia sendi yang memiliki ruang gerak di bedakan menjadi beberapa jenis yaitu ada 5 ( lima ), sendi peluru, sendi geser, sendi pelana, sendi putar, dan sendi engsel untuk penjelasannya sebagai berikut :

1) Sendi Engsel

gambar sendi engsel
Sendi engsel merupakan bentuk hubungan dua tulang yang hanya memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah. Sendi engsel seperti pintu yang dapat kita buka ke satu arah saja. Contoh sendi engsel adalah hubungan antartulang pada lutut, siku, dan antar ruas-ruas jari.



gambar sendi geser

2) Sendi Geser


Sendi geser merupakan bentuk hubungan dua tulang yang memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Bentuk sendi geser dapat dijumpai pada hubungan antartulang-tulang pergelangan tangan dan tulang-tulang pergelangan kaki.



3) Sendi Pelana

gambar sendi pelana
Sendi pelana merupakan bentuk hubungan dua tulang, di mana kedua ujung tulang berbentuk pelana kuda. Contoh sendi pelana adalah hubungan antara tulang-tulang telapak tangan dengan tulang ruas jari tangan.



4) Sendi Putar

gambar sendi putar
Sendi putar merupakan bentuk hubungan dua tulang yang memungkinkan tulang yang satu bergerak mengitari ujung tulang yang lain. Contoh sendi putar adalah hubungan antartulang atlas dengan tulang pemutar dan tulang pengumpil dengan tulang hasta.



5) Sendi Peluru

gambar sendi peluru
hubungan antar tulang yang memungkinkan gerak ke segala arah. Contoh sendi peluru adalah persendian antara tulang paha dan tulang gelang panggul serta antara persendian pangkal lengan atas dan gelang bahu.

Macam - Macam Sendi Berdasarkan Sifat Gerak

1. Sendi mati (sinartrosis)

Sendi mati adalah persendian yang tidak dapat digerakkan karena terbentuk dari hubungan antartulang yang erat.
Contoh sendi mati adalah Persendian pada tulang tengkorak dan gelang panggul.

2. Sendi kaku (amfiartrosis)

Sendi kaku adalah persendian yang memungkinkan terjadinya sedikit gerakan.
Contoh sendi kaku adalah Persendian pada tulang pergelangan tangan dan kaki, persendian antara tulang rusuk dan tulang dada.

Baca juga :   10+ Contoh Cerpen Singkat Terbaru , Lafadz Niat Qadha Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin dan Artinya

3. Sendi gerak (diartrosis)

Sendi gerak adalah  persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan yang lebih bebas. Pada kedua ujung tulang yang saling berhubungan terbentuk rongga sendi yang berisi minyak sendi (cairan sinovial). Minyak sendi dihasilkan oleh membran sinovial yang melapisi persendian.

Itulah pembahasan topik kita kali yang mengenai sendi dan letaknya semoga sobat terbantu :)
Jangan lupa share ya :)

Tuesday, October 31, 2017

Mengenal Bagian - Bagian Pada Mata dan Fungsinya

Mengenal Bagian - Bagian Pada Mata dan Fungsinya - Selamat datang di Loker ilmu. Hay, sobat loker jumpa lagi dengan saya, pada kali ini kita akan mempelajari mengenai Bagian - Bagian Mata dan Fungsinya, apakah penting untuk mempelajari ini ? tentu saja karena mata kita adalah jendela dunia kita. Sudah wajib bagi kita untuk mengetahui dan mempelajari serta merawat Bagian - Bagian mata pada diri kita. Oke, langsung saja ke topik pembahasan untuk lrbih lengkapnya simak penjelasan di bawah ini.

Mata (Indra Penglihat)

Mata atau yang sering di sebut dengan indra penglihat. Coba sobat loker untuk memejamkan matamu sesaat saja. Apa yang terjadi?
Bisakah sobat loker melihat keadaan sekelilingmu? Ketika mata kita terpejam, kita tidak dapat melihat keadaan disekitar. Semua menjadi gelap gulita serasa seperti saat mati lampu, tidak terlihat apapun.

Kita dapat melihat dan menikmati keindahan alam yang di ciptakan sang kuasa, karena kita di berikan alat penglihatan yang disebut mata. Dengan menggunakan mata, kita dapat melihat keindahan dunia seisinya hasil ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan mata, kita dapat mengetahui bentuk, warna, dan ukuran suatu benda.

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

Apakah sobat loker mengetahui seperti apa bentuk mata yang sobat miliki? Cobalah melihat mata sobat sendiri pada waktu bertatap langsung dengan cermin. lantas apa saja yang terlihat? Bola mata terletak di dalam lekuk mata yang dibatasi oleh tulang dahi dan tulang pipi. Mata merupakan salah satu organ yang penting, dan juga mata adalah bagian tubuh yang rawan untuk terluka sehingga harus dilindungi oleh tulang.

Bagian Luar Mata

Bagian luar mata, apasih bagian luar mata itu ? Bagian luar mata adalah bagian bagian mata yang berada di luar antara lain adalah alis mata, kelopak mata, kelenjar air mata,dan bulu mata. Bagian-Bagian ini memiliki fungsi untuk melindungi mata dari pengaruh luar.

1. Alis Mata
Alis mata merupakan kumpulan rambut kasar yang terletak di atas mata, lebih tepatnya yang sering di arsir pake pensil alis oleh kaum hawa. Alis mata sendiri berguna untuk mencegah keringat dan kotoran dari dahi agar tidak masuk ke dalam mata.

2. Kelopak Mata
Kelopak mata meiliki dua bagian yang terdiri dari kelopak atas dan kelopak bawah. Kelopak mata berguna untuk menutupi bagian bola mata. Pernah mengamati temanmu yang dalam keadaan tertidur? Tentu saja orang yang sedang tidur, kelopak matanya dalam keadaan tertutup. Pada waktu tidur, mata sedang dalam keadaan beristirahat sehingga kelopak mata menutup. Apabila terkena cahaya yang silau atau ada benda asing yang akan masuk, kelopak mata akan segera menutup untuk melindungi mata. Mata kita juga sering berkedip tanpa kita sadari. Berkedip merupakan kegiatan menutup dan membuka kelopak mata. Gerakan kelopak mata ini juga bertujuan untuk membersihkan kornea.

3. Kalenjar Air Mata
Apakah sobat loker pernah menangis ?, Apakah sobat mengetahui dari manakah asal air mata tersebut? Air mata yang muncul saat kita menangis dihasilkan oleh kalenjar air mata. Air mata mempunyai banyak fungsi. Air mata berguna untuk membasahi kornea mata agar tidak kering, melindungi mata dari kuman, menjaga mata dan bagian dalam kelopak mata agar tetap sehat dan lembut.

Baca juga : Rumus Matematika Kelas 6 Sd Yang Sering Muncul di UN

4. Bulu Mata
Bulu mata merupakan rambut yang terletak di kelopak mata, lebih tepatnya yang terletak pada bagian ujung kelopak mata. Bulu mata dapat diumpamakan sebagai tirai (kisi-kisi). Tahukah kamu fungsi dari bulu mata? Bulu mata berguna untuk melindungi mata dari benda asing, misalnya debu atau kotoran agar tidak masuk ke dalam mata. Bulu mata juga berguna untuk mengurangi cahaya yang terlalu terang yang akan masuk ke mata.

Bagian Dalam Mata

Untuk penjelasan yang di atas tadi tentang bagian mata luar, unruk yang di bawah kita akan membahas bagian mata yang berada di dalam.

1. Kornea (Selaput Bening)
Kornea sangat penting bagi ketajaman penglihatan kita. Apakah sobat mengetahui apa fungsi kornea pada mata? Kornea meliki fungsi yang penting yaitu untuk melindungi lensa mata, dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata. Cahaya diteruskan ke bagian mata yang lebih dalam dan berakhir pada retina. Kornea mempunyai sifat tidak
berwarna (bening) dan tidak mempunyai pembuluh darah. Orang yang udah lanjut usia, korneanya berubah menjadi keruh. Kornea mata yang rusak dapat diganti dengan cara melakukan cangkok mata. Orang yang menyumbangkan kornea matanya disebut donor mata. Donor mata dapat menyembuhkan seseorang dari kebutaan.

2. Iris (Selaput Pelangi)
Selaput pelangi adalah selembar otot yang terletak di belakang kornea. Selaput pelangi merupakan jaringan yang kaya dengan pembuluh darah. Warna iris ada yang biru, hitam, atau cokelat. Iris berguna untuk menggerakkan pupil ketika banyaknya cahaya yang mengalir masuk ke dalam mata. Lingkaran pupil terbentuk oleh iris. Coba kamu lihat iris mata teman sebangkumu? Apa yang kamu lihat? Selaput pelangi orang Indonesia pada umumnya berwarna cokelat kehitaman. Iris bekerja sama dengan pupil.

3. Pupil (Anak Mata)
Pernahkah kamu melihat mata kucing di waktu malam hari? Atau pernahkah kamu memerhatikan mata kucing ketika cahaya dalam keadaan sangat terang? Jika cahaya yang masuk sedikit, pupil melebar. Jika cahaya yang datang terlalu banyak, pupil mengecil. Pupil adalah celah (lubang) bundar yang ada di tengah-tengah iris. Mengecilnya pupil dimaksudkan agar cahaya tidak terlalu banyak masuk ke mata. Dalam cahaya redup atau gelap, otot-otot iris menjadi relaks sehingga pupil melebar. Melebarnya pupil membuat cahaya yang masuk ke mata menjadi banyak. Pupil mempunyai fungsi yang sama dengan diafragma pada alat potret (kamera).

4. Lensa Mata
Lensa mata berbentuk seperti lensa cembung dan tembus pandang. Apakah fungsi lensa mata itu? Lensa mata mempunyai fungsi memfokuskan dan meneruskan cahaya yang masuk ke mata agar jatuh tepat pada retina atau selaput jala. Lensa mata juga berfungsi sebagai pengumpul cahaya.
Lensa mata mempunyai kemampuan untuk mencembung dan memipih dalam upaya memfokuskan jatuhnya cahaya.

Kemampuan lensa mata untuk mengubah kecembungannya disebut daya akomodasi. Saat melihat benda dekat, mata berakomodasi dengan kuat. Akibatnya mata menjadi lebih cembung dan bayangan dapat jatuh tepat di retina. Sedangkan pada saat mengamati benda yang jauh, mata kita tidak berakomodasi sehingga lensa mata berbentuk pipih. Orang yang sudah lanjut usia (di atas 50 tahun), daya akomodasi lensa matanya mulai menurun sehingga menjadi sulit untuk melihat dengan jelas.

Baca juga : Macam - Macam Jenis Sudut dan Penjelasan

5. Retina (Selaput Jala)
Selaput jala merupakan selaput yang terletak paling belakang, bersifat peka terhadap rangsang cahaya. Selaput jala menerima cahaya yang diteruskan oleh bagian-bagian mata di depannya. Pada selaput jala terdapat ujung-ujung saraf penerima. Pada retina ada bagian yang disebut bintik kuning dan di bawah bintik kuning terdapat bintik buta. Jika cahaya jatuh pada bintik buta, maka kita tidak dapat melihat sesuatu. Retina mempunyai saraf yang berhubungan dengan saraf pusat penglihat yang berfungsi untuk mengatur kerja mata dan menyampaikan gambar yang kita lihat ke otak.

6. Otot Mata
Cobalah meminta teman sobat loker untuk melirik ke kiri dan ke kanan. Perhatikan apa yang terjadi pada bola matanya. Benar, bola mata tersebut bergerak ke kiri dan ke kanan. Tahukah kamu apa yang menggerakkan bola mata tersebut? Bagian yang menggerakkan bola mata adalah otot mata. Otot ini
berfungsi untuk mengatur gerakan bola mata. Gerakan ini menyebabkan mata dapat bergerak ke kanan, ke kiri, ke atas, ke bawah, melirik ataupun melotot.

7. Saraf Mata
Tahukah kamu apa guna saraf mata? Saraf mata berguna sebagai penghubung antara sel saraf dalam retina dengan otak sebagai saraf pusat. Otak kemudian menyusun isyarat-isyarat yang dikirim tersebut, sehingga hasilnya kita dapat melihat.

Berikut untuk bagian bagian yang lebih jelasnya.

1. Kornea
Kornea (korneos) adalah bagian mata yang terletak di lapisan paling luar. Bagian ini berupa selaput bening yang bersifat tembus pandang (transparan). Sifat kornea ini membuat cahaya dapat masuk ke dalam sel-sel penerima cahaya di bagian dalam bola mata. Selain berfungsi melindungi mata dari benda-benda asing dari luar, kornea juga berfungsi dalam melakukan refraksi di lensa mata.

2. Iris
Iris adalah bagian mata yang berfungsi mengatur besar kecilnya pupil. Bagian ini jugalah yang memberi warna pada mata. Sebagai contoh, orang Asia memiliki mata dengan warna hitam hingga coklat, orang Eropa memiliki mata berwarna biru hingga hijau, dan lain sebagainya.

3. Pupil
Pupil adalah bagian mata yang berupa sebuah lubang kecil yang berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke bola mata. Besar kecilnya pupil diatur oleh iris. Ketika cahaya yang datang terlalu terang, pupil akan mengecil. Sedangkan saat cahaya yang datang terlalu redup, pupil akan membesar. Mekanisme kerja pupil ini membentu mata agar dapat menerima cahaya dalam jumlah tepat.

4. Retina
Retina adalah bagian mata berupa lapisan tipis sel yang terletak di bagian belakang bola mata. Bagian ini berfungsi menangkap bayangan yang dibentuk lensa mata kemudian mengubahnya menyadi sinyal syaraf. Retina merupakan bagian mata yang sangat sensitif cahaya karena ia memiliki 2 sel fotoreseptor, yaitu rods dan cones.

5. Lensa mata
Lensa mata adalah bagian mata yang berfungsi membentuk sebuah gambar. Gambar yang dibentuk lensa mata kemudian diteruskan untuk kemudian diterima retina. Lensa mata dapat menipis atau menebal sesuai dengan jarak mata dengan benda yang dilihatnya. Saat jarak benda terlalu dekat, lensa mata akan menipis, sedangkan saat jarak benda terlalu jauh, lensa mata akan menebal.

6. Akomodasi otot
Mekanisme menebal dan menipisnya lensa mata dapat terjadi akibat adanya fungsi akomodasi otot lensa. Otot ini bekerja mendorong dan menarik lensa mata sehingga dapat menebal dan menipis.

7. Bintik kuning
Bintik kuning adalah bagian mata yang paling sensitif terhadap cahaya. Saat bayangan benda jatuh pada bagian mata ini, benda tersebut akan sangat terlihat jelas, sementara jika bayangan benda jatuh sebelum atau sesudah bintik kuning, maka benda tersebut tidak terlihat jelas (lamur).

8. Bintik buta
Bintik buta atau blind spot adalah bagian mata yang tidak sensitif terhadap cahaya. Jika bayangan benda jatuh tepat pada bagian ini, maka benda tidak dapat terlihat oleh mata.

9. Syaraf optik
Syaraf optik adalah bagian mata yang berfungsi meneruskan informasi bayangan benda yang diterima retina menuji otak. Melalui saraf inilah sebetulnya kita dapat menentukan bagaimana bentuk suatu benda yang kita lihat. Jika syaraf optik ini rusak, itu berarti kita tidak dapat melihat alias buta.

10. Aqueous humor
Aqueus humor adalah cairan yang menyerupai plasma berlendir transparandengan konsentrasi protein yang rendah. Aqueous humor diproduksi oleh silia tubuh dan berfungsi sebagai struktur pendukung lensa.

12. Vitreous humor
Vitreous humor atau juga disebut badan vitreous adalah semacam gel yang berfungsi mengisi ruang antara retina dan lensa.

13. Sklera
Sklera adalah bagian dinding putih mata. Bagian ini memiliki ketebalan rata-rata sekitar 1 mm, akan tetapi ia juga dapat menebal hingga 3 mm karena adanya otot irensi.

Selain ke 13 bagian-bagian mata dan fungsinya di atas, bagian luar mata juga dilindungi beberapa organ, di antaranya:

Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya

14. Bulu mata
Bulu mata berfungsi untuk menjaga mata dari masuknya benda-benda asing berukuran kecil seperti debu atau pasir.

15. Alis
Alis berfungsi menahan air keringat atau air yang jatuh dari kening (dahi) agar tidak masuk ke dalam mata. Beberapa orang mencukur alisnya, padahal secara logika mencukur alis sebetulnya tidak baik.

16. Kelopak mata
Kelopak mata berfungsi untuk menjaga bola mata dari masuknya benda asing dari luar mata seperti debu, goresan, pasir, atau asap. Selain itu, bagian mata ini juga berfungsi untuk menyapu bola mata dengan cairan dan mengatur jumlah cahaya yang masuk menuju mata. Fungsi-fungsi dari kelopak mata ini ditunjang oleh mekanisme buka tutup (berkedip) oleh otot kelopak.

17. Kelenjar lakrima
Kelenjar lakrima atau kelenjar air mata adalah bagian mata yang berfungsi menghasilkan air mata. Air mata bermanfaat untuk melembabkan mata, membersihkan mata dari debu, serta mematikan kuman yang masuk ke mata.

Itulah pembahasan mengenai Bagian - Bagian Pada Mata dan Fungsinya, semoga bermanfaat bagi sobat loker :)
Jangan lupa klik tombol share agar yang lain dapat ikut membaca :)

Rumus Matematika Kelas 6 Semester 1 dan 2

Rumus Matematika Kelas 6 Sd Yang Sering Muncul di UN - Selamat datang di LokerIlmu, hay sobat Loker apa kabar ? pada kali ini saya akan membagikan beberapa rumus yang sering di gunakan dalam pembuatan soal Unbk, Apalagi saat ini sudah masuk ke semester 2 dan tinggal sedikit lagi untuk anak-anak kelas 6 mempersiapkan untuk ujian Unbk, rumus yang akan saya bagikan di antaranya adalah  Volume Bangun ruang, Skala, Luas Bangun Datar dan masih banyak lagi, untuk lebih lengkapnya simak pembahasan berikut ini.


Operasi Bilangan Bulat

1. Sifat Komutatif atau Pertukaran

Sifat komutatif pada penjumlahan
rumus bentuk umum: a + b = b + a
Contoh:
9 + 8 = 8 + 9 = 17
20 + 16 = 16 + 20 = 36
Sifat komutatif pada perkalian
rumus bentuk umum: a x b = b x a
Contoh:
2 x 5 = 5 x 2 = 10
12 x 2 = 12 x 2 = 24

2. Sifat Asosiatif atau Pengelompokan

Sifat asosiatif pada penjumlahan

bentuk umum : (a+b) + c = a + (b +c)
Contoh:
(12 + 2) + 7= 12 + (2 +7)
14 + 7= 12 + 9
21= 21
Sifat asosiatif pada perkalian
bentuk umum : (a x b) x c = a x (b x c)
Contoh:
(4 x 2) x 5= 4 x (2 x 5)
8 x 5= 4 x 10
40= 40

3. Sifat Distribusif atau Penyebaran

Sifat distributif perkalian terhadap penjumlahan
rumus bentuk umumnya adalah : a × (b + c) = (a × b) + (a × c)
Contoh:
2 x (5 + 7)= 2  x  5 + 2 x 7
= 10 + 14
= 24
Sifat distributif perkalian terhadap pengurangan
Contoh:
2 x (9 – 3)= 2 x 9 – 2 x 3
= 18 – 6
= 24
Menentukan Akar Pangkat 3 Bilangan Kubik
13 dibaca satu pangkat tiga = 1 × 1 × 1 = 1
23 dibaca dua pangkat tiga = 2 × 2 × 2 = 8
33 dibaca tiga pangkat tiga = 3 × 3 × 3 = 27
43 dibaca empat pangkat tiga = 4 × 4 × 4 = 64
53 dibaca lima pangkat tiga = 5 × 5 × 5 = 125
1, 8, 27, 64, 125, dan seterusnya adalah bilangan kubik atau bilangan pangkat 3

Penjumlahan dan Pengurangan

23 + 33 = (2 × 2 × 2) + (3 × 3 × 3)
= 8 + 27
= 35
63 – 43 = (6 × 6 × 6) – (4 × 4 × 4)
= 216 – 64
= 152

Perkalian dan Pembagian

23 × 43 = (2 × 2 × 2) × (4 × 4 × 4)
= 8 × 64
= 512
63 : 23 = (6 × 6 × 6) : (2 × 2 × 2)
= 216 : 8
= 27

Volume Bangun Ruang

Volume bisa juga di sebut kapasitas ataupun kapasitas adalah suatu perhitungan berapa banyak ruang yang bisa ditempati dalam suatu objek. Objek itu bisa berupa benda yang beraturan ataupun benda yang tidak beraturan. berikut rumusnya :

1. Volume kubus
Panjang rusuk x panjang rusuk x panjang rusuk
= S x S x S
= S3

2. Volume balok
Panjang x lebar x tinggi
= p x l x t

3. Volume prisma
luas alas × tinggi
= la x tinggi

4. Volume limas
 ⅓ × luas alas × tinggi
= ⅓ x la x tinggi

5. Volume tabung
 πr2t x luas alas × tinggi
 πr2t x la x t

6.  Volume kerucut
 1/3 x luas alas x tinggi
= 1/3 x la x tinggi
= 1/3 x πr2t

7. Volume setengah bola = volume kerucut
1/2 volume bola = 1/3 πr2t
volume bola = 2/3πr2(2r)
= 4/3πr3


Skala


Skala adalah perbandingan jarak antara gambar dengan jarak sebenarnya yang berada di lapangan.

1. Skala : Jarak Pada Gambar (Peta) / Jarak Sebenarnya
2. Jarak Pada Gambar : Jarak Sebenarnya x Skala
3. Jarak Sebenarnya : Jarak Pada Gambar (Peta) / Skala


KPK dan FPB pada Dua dan Tiga Bilangan

Menentukan FPB dua bilangan

Cara menentukan FPB dua bilangan :
  1. Cari faktor pad masing-masing bilangan
  2. Tentukan faktor persekutuan dari kedua bilangan
  3. Kalikan faktor persekutuan (faktor yang sama) yang memiliki pangkat paling kecil

18 = 2 x 32
27 = 33
—————
faktor yang sama adalah 3, yang berpangkat paling kecil adalah 32 = 9

Menentukan KPK dua Bilangan

Cara menentukan KPK dua bilangan
  1. Cari faktor prima dari masing-masing bilangan
  2. kalikan semua faktor, faktor yang sama dipilih pangkat yang laing tinggi
Contoh
KPK 12 dan 15
Faktor Prima
12 = 22 x 3
15 = 3 x 5
KPK = 22 x 3 x 5 = 60
untuk KPK dan FPB 3 bilangan caranya sama.

Operasi Hitung Bilangan Campuran

Ketentuan operasi hitung:
  • Jika ada kurung kerjakan yang di dalam kurung terlebih dahulu
  • Jika tidak ada kurung, perkalian dan pembagian di dahulukan adari pada penjumlahan dan pengurangan

Contoh:
7500 – 30 × 50 : 3 + 250
= 7500 – 500 – 250
= 6750
336 : 12 x 20 – (235 + 146)
= 336 : 12 x 20 – 381
= 28 x 20 – 381
= 560 – 381
= 179

Mengolah dan Menyajikan Data

Data adalah informasi yang di dapat dari suatu pengamatan, wawancara, penelitian dan dikumpulkan dalam bentuk angka atau lambang.

1. Modus : Nominal nilai yang paling banyak muncul dalam suatu data.
2. Nilai Minimum : Nominal nilai yang terkecil dan yang terendah dari semua data.
3. Nilai Maksimal : Nominal nilai yang tertinggi dari semua data yang ada didalamnya.
4. Rata – Rata : Untuk mencari Rata – Rata caranya menjumlahkan semua Sampel yang dibagi dengan Jumlah Sampel.


Rumus Menghitung Luas Bangun Datar


1. Persegi
L = sisi x sisi
  = s²

2. Segitiga
L = ½ alas x tinggi

3. Lingkaran
L = phi x r²

4. Trapesium
L = ½ t × (a+b)

5. Layang – Layang
L = ½ x d1 x d2

6. Jajar Genjang
L = Alas x Tinggi

7. Belah Ketupat
L = ½ x d1 x d2

8.Persegi Panjang
L = Panjang x Lebar


Operasi Bilangan Bulat


1. Sifat Komutatif Penjumlahan
Rumus Bentuk Umum : a + b = b + a
Contohnya : 4 + 4 = 4 + 4 = 8 atau 8 + 10 = 10 + 8 = 18

2. Sifat komutatif Perkalian
Rumus Bentuk Umum : a x b = b x a
Contohnya : 4 x 5 = 5 x 4 = 20 atau 10 x 1 = 1 x 10 = 10

3. Sifat Distributif Perkalian terhadap Penjumlahan
Rumus Umumnya : a x (b + c) = (a x b) + (a x c)
Contohnya :
3 x (5 + 10) = 3 x 5 + 3 x 10
= 15 + 30
= 45

4. Sifat Distributif Perkalian terhadap Pengurangan
Rumus Umumnya : a x (b – c) = (a x b) – (a x c)
Contohnya :
3 x (10 – 5) = 3 x 10 – 3 x 5
= 30 - 15
= 15


FPB dan KPK Dua Bilangan


1. Cara Menentukan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) : Pada dua bilangan kita mencari faktor masing-masing pada kedua bilangan tersebut, lalu kita ambil jumlah nilai yang terkecil pada masing-masing bilangan lalu di kalikan.
Contoh :
27 = 3³
18 = 2 x 3²
Faktor yang sama dari FPB Dua Bilangan tersebut ialah 3, dan yang berpangkat yang paling kecil adalah 3² = 9

2. Cara Menentukan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil) : Untuk KPK ada sedikit perbedaan di mana kita akan mencari faktor prima dari masing-masing ke dua bilangan. kalikan semua faktor dan faktor yg sama tersebut dipilih pangkat yang paling tinggi.
Contohnya : Nilai KPK 12 dan 15
12 = 2² x 3
15 = 3 x 5
Nilai KPK Dua Bilangan diatas : 2² x 3 x 5 = 50


Satuan Waktu


1. Satu Menit = 60 Detik
2. Satu Jam = 60 Menit
3. Satu Hari = 24 Jam
4. Satu Minggu = 7 Hari
5. Satu Bulan = 30 Hari / 31 Hari
6. Satu Bulan = 4 Minggu
7. Satu Tahun = 52 Minggu
8. Satu Tahun = 12 Bulan
9. Satu Windu = 8 Tahun
10. Satu Dekade = 10 Tahun
11. Satu Dasawarsa = 10 Tahun
12. Satu Abad = 100 Tahun
13. Satu Milenium = 1000 Tahun


Mencari Sistem Koordinat


1. Sumbu x juga disebut dengan Absis (x) dan untuk Sumbu y disebut juga dengan Ordinat (y).
2. Sebuah bidang Koordinat Cartesius akan terbentuk oleh 2 Buah Sumbu yakni Sumbu Tegak (Sumbu y) dan Sumbu Mendatar (Sumbu x).
3. Dari titik Nol Sumbu tegak akan ke Atas dan Sumbu Mendatar akan ke Kanan yang mempunyai Nilai Positif.
4. Dari Titik Nol Sumbu Tegak akan ke Bawah dan Sumbu Mendatar akan ke Kiri yang mempunyai Nilai Negatif.
5. Mencari titik Koordinat suatu Objek dapat dicari dengan mencari letak pada Sumbu x ke Kanan ataupun ke Kiri dengan letak pada Sumbu y ke Atas ataupun ke Bawah.

Itulah bebrapa rumus yang sering di gunakan untuk menyelesaikan soal dalam unbk kelas 6.
Semoga bermanfaat jangan lupa share :)